Pilihan +INDEKS
Tanpa Analisis Risiko dan DED, DPRD Inhil Tolak Pinjaman Rp200 Miliar Pemda
TRANSMEDIARIAU.COM - Ketua DPRD sekaligus Ketua Banggar DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Iwan Taruna, menyampaikan bahwa rencana Pemerintah Kabupaten Inhil untuk mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar pada Rancangan KUA dan PPAS tahun 2026 resmi dibatalkan. Pernyataan tersebut disampaikan Iwan setelah finalisasi rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama pemerintah daerah yang digelar Minggu malam hingga Senin (7/12/2025).
Menurut Iwan, pembatalan rencana pinjaman ini diputuskan setelah Banggar DPRD mendalami dan mengkaji bahwa rencana pinjaman yang direncanakan Pemkab Inhil, yang tertuang di KUA dan PPAS, belum memuat studi kelayakan tentang proyek yang akan dibiayai melalui pinjaman, DED, analisis risiko pinjaman, dan proyeksi keuangan daerah (pendapatan, belanja, dan kapasitas fiskal).
“Pemerintah Kabupaten Inhil sebelumnya menyiapkan rencana pinjaman daerah melalui PT SMI sebesar Rp200 miliar. Namun, untuk tahun 2026 resmi dibatalkan dan sudah kita keluarkan dari penerimaan pembiayaan melalui hutang daerah,” ujar Iwan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (08/12/2025).
Iwan menegaskan bahwa kelengkapan dokumen merupakan syarat mutlak dalam pengajuan pinjaman daerah. “Tanpa dokumen-dokumen tersebut, kami di Banggar tidak bisa menilai apakah pinjaman itu layak atau tidak, makanya kami putuskan untuk menunda pinjaman tersebut. Hal ini tentunya membuat proses persetujuan pinjaman oleh DPRD tidak bisa dilanjutkan pada pembahasan RAPBD 2026 nantinya,” jelasnya.
DPRD Inhil juga menjelaskan bahwa akibat pembatalan ini, pada tahun anggaran 2026 tidak akan ada pembiayaan daerah yang bersumber dari pinjaman.
Selanjutnya, Banggar merekomendasikan optimalisasi pendapatan, pencermatan, dan perhitungan kembali terhadap belanja yang terukur dan efisien serta disesuaikan dengan RPJMD. Pemerintah daerah diminta menata ulang rencana pembiayaan pembangunan, terutama untuk program-program prioritas yang sebelumnya dirancang menggunakan skema pinjaman.
“Dengan tidak adanya pinjaman, pemerintah daerah perlu mengkaji kembali prioritas pembangunan agar program tetap berjalan,” pungkasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Bupati Inhil Hadiri Panen Raya Padi IP 300 di Kempas, Targetkan Peningkatan Produksi dan Nilai Tambah
INHIL – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, bersama Ketua TP P.
Bupati Inhil Terima UHC Awards Tahun 2026
JAKARTA - Komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) dalam menjamin ak.
Idulfitri 1447 H, H. Herman Gelar Silaturahmi Sederhana Sesuai Imbauan Mendagri
TEMBILAHAN – Dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Indragiri .
Bupati Inhil Pastikan TPS Siap Sebelum Pembangunan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir(Inhil), H. Herman, menegaskan komitmennya un.
Bupati Inhil Lepas Peserta Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijriah
TEMBILAHAN – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., se.
Ramadan Fair UMKM Inhil 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekonomi dan Syiar Keagamaan
TEMBILAHAN – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabu.







