Warga Hilir Waduk PLTA Sebut Kenaikan Air Sungai Kampar Belum Kelihatan

  • Whatsapp
TRANSMEDIARIAU.COM, Meski pihak manajemen PLTA Koto Panjang telah mulai membuka spillway gate atau pintu pelimpah di Bendungan PLTA Koto Panjang sejak Ahad (4/11/2018) sore pukul 14.00 WIB namun sampai Ahad malam namun kenaikan air di daerah hilir waduk belum terlihat siginifikan.

Warga Ranah, Kecamatan Kampar Ahmad Yalis (26), Ahad (4/11/2018) sekira pukul 19.45 WIB kepada CAKAPLAH.COM mengatakan, hingga malam ini kenaikan air Sungai Kampar belum terlihat siginifikan.
“Naiknya masih sedikit bang, beberapa hari ini memang air sudah naik karena saat ini musim penghujan. Rumah saya enggak jauh dari Sungai Kampar, belum ada banjir di sini,” ucap Yalis.

Hal itu juga diakui warga Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Hasbi (30). Ia mengatakan, biasanya beberapa jam setelah pelepasan belum menyebabkan luapan air atau banjir.

“Biasanya kalau dilepas sore ini paling pagi besok baru kelihatan airnya naik ataupun banjir bang,” kata Hasbi.

Seperti diberitakan, manajemen PLTA Koto Panjang telah melepaskan pintu pelimpah bendungan PLTA Koto Panjang karena intensitas hujan yang tinggi di daerah hulu waduk dan daerah waduk PLTA Koto Panjang sejak Ahad (4/11/2018) sore pukul 14.00 WIB.

Manajer UL PLTA Koto Panjang Muhammad Rusdi dalam keterangannya kepada media, Ahad (4/11/2018) menyebutkan, hasil pemantauan curah hujan di sisi hulu waduk PLTA Koto Panjang sampai Ahad siang pukul 11.00 WIB, dengan inflow rata-rata 24 jam, Sabtu hingga Ahad, 3-4 November 2018, sebesar 1300 m3/detik, dengan kenaikan elevasi 82 cm (24 jam).

“Maka hari ini kami akan melakukan pembukaan spillway gate (pintu pelimpah, 3 pintu x 30cm) dengan asumsi outflow spillway + outflow turbin = 500 m3/detik,” terang Rusdi melalui pesan singkatnya.

Dari pantauan, warga di sepanjang aliran Sungai Kampar tampak sibuk memindahkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi. Mereka khawatir air tiba-tiba naik secara cepat dan takut barang-barang mereka terendam banjir.

Beberapa hari ini masyarakat selalu bertanya apakah pihak PLTA Koto Panjang telah melepaskan pintu pelimpah.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *